![]() |
| (Team KNKT memberikan informasi kepada masyarakat) |
Pada 11 September 2024, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyelesaikan tahap awal investigasi terkait insiden tergelincirnya pesawat di Bandara Stevanus Rumbewas, Serui, Papua. Tim investigasi KNKT berhasil mengumpulkan berbagai dokumen dan bukti dari tempat kejadian untuk dianalisis lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti dari insiden tersebut.
Menurut KNKT, hasil akhir investigasi diperkirakan akan diumumkan sekitar satu tahun sejak kejadian. Hal ini dikarenakan proses analisis memerlukan waktu yang cukup lama untuk memastikan setiap detailnya diperiksa secara mendalam dan spesifik. Saat ini, bangkai pesawat masih berada di lokasi kejadian dan belum dipindahkan. Namun demikian, operasional penerbangan di Bandara Stevanus Rumbewas tidak terganggu dan tetap berlangsung seperti biasa.
Pada 12 September 2024, tim KNKT telah pulang setelah menyelesaikan tahap awal investigasi. KNKT juga menyampaikan bahwa mereka akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak maskapai dan pengelola bandara apabila membutuhkan dokumen tambahan untuk kelanjutan investigasi. KNKT mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan bantuan dari berbagai pihak terkait, termasuk maskapai, pengelola bandara, otoritas penerbangan setempat, dan seluruh personel yang telah mendukung proses investigasi. Tanpa dukungan ini, proses investigasi tidak akan berjalan dengan lancar.
