Serui, Papua – Kecelakaan pesawat tergelincir yang terjadi di Bandar Udara Kelas III Stevanus Rumbewas, Serui, tengah dalam proses investigasi oleh Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Tim investigasi tiba di lokasi pada hari ini (10/09) untuk menyelidiki penyebab utama insiden yang mengakibatkan pesawat keluar dari landasan pacu saat akan lepas landas.
Kecelakaan ini terjadi pada 9 September 2024, saat pesawat Trigana Air Jenis PK - YSP tergelincir di landasan pacu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun beberapa penumpang mengalami cedera ringan dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Tim investigasi dari KNKT telah memulai langkah-langkah awal dalam pengumpulan data di lokasi kejadian. Selain itu, KNKT juga bekerja sama dengan otoritas bandara dan maskapai penerbangan untuk mendapatkan laporan lengkap terkait operasional penerbangan.
Meskipun telah terjadi insiden ini kemarin (9/9), landasan pacu di Bandara Stevanus Rumbewas tetap beroperasi seperti biasa pada hari ini (10/9), tanpa penutupan. Pihak bandara memastikan bahwa operasional penerbangan berjalan normal, dan tidak ada gangguan besar yang memengaruhi jadwal penerbangan lainnya. Langkah-langkah antisipasi tambahan juga dilakukan untuk memastikan keamanan penerbangan tetap terjaga selama investigasi berlangsung.
Kepala Kantor Bandara Kelas III Stevanus Rumbewas menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerja sama penuh dengan KNKT dan instansi terkait untuk memastikan investigasi berjalan lancar. "Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama kami. Kami akan mendukung penuh proses investigasi agar dapat menemukan penyebab utama kecelakaan ini dan mengambil langkah-langkah pencegahan di masa depan," ujarnya.
Penumpang yang terlibat dalam kecelakaan juga telah diberikan layanan pendampingan dan bantuan dari pihak maskapai. Maskapai penerbangan yang bersangkutan menyatakan permintaan maaf atas insiden tersebut dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua prosedur keselamatan.
KNKT menegaskan bahwa hasil investigasi ini akan sangat penting untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Setiap temuan yang dihasilkan dari investigasi akan digunakan untuk meningkatkan standar keselamatan penerbangan di seluruh Indonesia, terutama di wilayah-wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Serui, Papua.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi tim investigasi untuk menyelesaikan tugasnya. Seluruh perkembangan investigasi akan diumumkan secara transparan dalam waktu dekat.
#KeselamatanPenerbangan #SelamatAmanNyaman #MenghubungkanIndonesia #LewatUdara #PerhubunganIndonesia